Seminar Krisis Pangan, Perlunya Perubahan Sistem

JAKARTA. Krisis pangan dunia saat ini sudah mencapai tahap yang memprihatinkan. Seperti yang ditegaskan oleh Henry Saragih (Ketua Umum Serikat Petani Indonesia) bahwa krisis harga pangan yang terjadi sekarang ini, sebagai akibat dari diterapkannya sistem neoliberilisme. Melalui World Trade Organizationsdan Free Trade Agreement. Akibatnya  pertanian  terkonsentrasi pada pertanian eksport, dan monokultur. Dewasa ini makanan tidak lagi sejatinya untuk makanan manusia, tetapi makanan telah diutamakan sebagai bahan industri agrofuel, dan keperluan perusahaan peternakan. Makanan juga menjadi bahan spekulasi perdagangan.

Oleh karena itu, kami mengundang Bapak/Ibu/Sdr/I (daftar undangan terlampir) untuk hadir dalam acara:

SEMINAR TENTANG KRISIS PANGAN: PENTINGNYA PERUBAHAN SISTEM,  dan langkah-langkah strategis dalam konteks Asia dan ASEAN.

Waktu          : Jumat / 6 Mei  2011

Pukul           : 14.00 – 18.00 WIB

Tempat       : Hotel Grand Cemara, Jl KH Wahid Hasyim No. 70 Jakarta – Indonesia, Tel. +62 21 2993 3333

Key Note Speakers: Henry Saragih (Ketua Umum Serikat Petani Indonesia dan Koordinator Umum La Via Campesina)

Pembicara:

  1. Syamsul Hadi, Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI)
  2. Afsar Jafri, Focus on The Global South
  3. Aria Bima, anggota DPR-RI (masih dalam tahap konfirmasi)
  4. Yoon Geum Soon (La Via Campesina-Korean Women Peasant Movement)
  5. Serikat Mahasiswa Paramadina
  6. Mikyung Ryu, KCTU

NB: Seminar akan menggunakan dua bahasa, Inggris dan Indonesia. Panitia menyediakan terjemahan ke dalam Bahasa Indonesia.

Speak Your Mind

*